Ponsel merupakan salah satu gadget yang paling banyak diincar pencuri. Terlebih saat ini hampir semua harga kebutuhan pokok naik, bukan tak mungkin tingkat kejahatan makin tinggi.
Tentunya Anda tidak ingin ponsel kesayangan Anda digasak si 'tangan jahil' bukan? Oleh karena itu, simak jurus-jurus untuk mengamankan ponsel sebagai berikut:
1. Jangan letakkan ponsel di tempat terbuka saat berada di tempat umum, bahkan jika ponsel tersebut berada di dekat tangan Anda. Bisa saja tiba-tiba pencopet mengambil dan membawanya kabur.
2. Jangan meninggalkan ponsel di dalam mobil yang tidak diawasi, apalagi diletakkan di tempat-tempat yang mudah dilihat orang seperti dasbor.
3. Ketika menggunakan ponsel di tempat umum, perhatikan dengan seksama kondisi di sekitar Anda. Jangan menggunakan ponsel di tempat yang Anda rasa tidak aman.
4. Jangan meminjamkan ponsel kepada orang yang tidak Anda kenal, meski dengan alasan ingin 'numpang' memakai SMS atau telepon.
5. Saat berada di kendaraan umum, bersikaplah waspada terhadap sekelompok orang yang tampak mencurigakan. Pasalnya pelaku kejahatan sering beroperasi secara berkelompok.
6. Letakkan ponsel di dalam tas atau kantung, dan pastikan pula tas atau kantung tersebut ditempatkan di depan Anda sehingga Anda bisa mengawasinya. Jangan pernah meletakkannya di bagian belakang Anda.
7. Jika Anda tidak membawa tas atau kantung, peganglah ponsel Anda karena ini lebih aman daripada meletakkannya di saku celana belakang.
8. Kunci ponsel Anda dengan menggunakan password.
9. Jika memang lagi apes dan ponsel Anda dicuri, tindakan yang dapat Anda lakukan adalah segera melapor ke operator seluler agar nomor Anda bisa diblokir sehingga si pencuri tidak dapat menyalahgunakannya.
10. Laporkan juga peristiwa pencurian tersebut ke kantor polisi.
www.detikinet.com
Thursday, 5 March 2009
Wednesday, 4 March 2009
Tidur banyak Bikin Cepat Pikun
Sudah bangun pagi telat, sempat-sempatnya pula tidur siang. Anda yang kebanyakan tidur sebaiknya mengurangi jam tidur Anda, karena para peneliti menemukan bahwa salah satu penyebab pikun, terutama di masa tua ternyata karena kebanyakan tidur.
Studi ini mematahkan penelitian sebelumnya yang mengatakan bahwa tidur yang kurang menyebabkan gangguan fungsi otak. Namun sebuah studi lainnya yang dilakukan para ahli dari University Hospital of Madrid, Spanyol terhadap 3.286 pria dan wanita berumur 65 tahun ke atas dan dipublikasikan dalam European Journal of Neurology ternyata mendukung studi terbaru ini.
Dalam studinya ini, setiap responden ditanya mengenai kesehatan dan pola hidupnya, termasuk berapa jumlah jam tidurnya dalam seharinya. Para responden kemudian dipantau jumlah jam tidurnya selama 3 tahun.
Dari situ peneliti menemukan mereka yang tidur sebanyak 8 atau 9 jam setiap malamnya memiliki penyakit pikun yang lebih tinggi dua kali lipat dibanding mereka yang hanya tidur 6 jam semalamnya.
Tidak hanya tidur malam, tidur siang pun demikian. Meskipun tidak diketahui penyebabnya secara pasti, tapi tidur yang berlebih bisa jadi suatu pertanda awal seseorang terkena penyakit pikun.
Menghabiskan waktu lebih banyak di tempat tidur bisa juga pertanda kalau seseorang sedang depresi, salah satu faktor yang memang menyebabkan pikun di masa tua.
Sebanyak 750.000 orang di Inggris saat ini diperkirakan menderita penyakit pikun, dan angka ini akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk yang hidup lebih lama.
Kebanyakan dari mereka dengan penyakit tersebut meninggal dunia sepuluh tahun kemudian setelah terdiagnosa. Selama itu pula, rata-rata dari mereka menderita penyakit stroke, jantung, kanker atau komplikasi lainnya.
Penyakit yang menghancurkan zat-zat kimia penerus pesan ke otak itu menyebabkan kekacauan pada sistem otak yang akhirnya memicu inflamasi dan merusak pesan yang akan disampaikan ke otak.
Para peneliti masih belum tahu penyebab pasti penyakit ini, namun dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang mengaktifkan otak seperti mengisi kuis, merangkai puzzle atau kata-kata silang bisa mencegah seseorang dari penyakit tersebut.
Melakukan diet mediterania yang kaya akan buah, sayur, ikan dan kacang pun bisa mengurangi risikonya hingga 80 persen.
"Penelitian selama 3 tahun ini menunjukkan bahwa seseorang yang tidur lebih lama daripada jam normalnya dan memiliki perasaan mengantuk di siang hari adalah tanda-tanda seseorang mengalami pikun. Namun hal ini harus diteliti lagi karena hanya sepertiga responden saja yang mengalaminya" ujar Dr Susanne Sorenson, pimpinan Alzheimer's Society, seperti dilansir Telegraph,
sumber: www.detik.com
Studi ini mematahkan penelitian sebelumnya yang mengatakan bahwa tidur yang kurang menyebabkan gangguan fungsi otak. Namun sebuah studi lainnya yang dilakukan para ahli dari University Hospital of Madrid, Spanyol terhadap 3.286 pria dan wanita berumur 65 tahun ke atas dan dipublikasikan dalam European Journal of Neurology ternyata mendukung studi terbaru ini.
Dalam studinya ini, setiap responden ditanya mengenai kesehatan dan pola hidupnya, termasuk berapa jumlah jam tidurnya dalam seharinya. Para responden kemudian dipantau jumlah jam tidurnya selama 3 tahun.
Dari situ peneliti menemukan mereka yang tidur sebanyak 8 atau 9 jam setiap malamnya memiliki penyakit pikun yang lebih tinggi dua kali lipat dibanding mereka yang hanya tidur 6 jam semalamnya.
Tidak hanya tidur malam, tidur siang pun demikian. Meskipun tidak diketahui penyebabnya secara pasti, tapi tidur yang berlebih bisa jadi suatu pertanda awal seseorang terkena penyakit pikun.
Menghabiskan waktu lebih banyak di tempat tidur bisa juga pertanda kalau seseorang sedang depresi, salah satu faktor yang memang menyebabkan pikun di masa tua.
Sebanyak 750.000 orang di Inggris saat ini diperkirakan menderita penyakit pikun, dan angka ini akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk yang hidup lebih lama.
Kebanyakan dari mereka dengan penyakit tersebut meninggal dunia sepuluh tahun kemudian setelah terdiagnosa. Selama itu pula, rata-rata dari mereka menderita penyakit stroke, jantung, kanker atau komplikasi lainnya.
Penyakit yang menghancurkan zat-zat kimia penerus pesan ke otak itu menyebabkan kekacauan pada sistem otak yang akhirnya memicu inflamasi dan merusak pesan yang akan disampaikan ke otak.
Para peneliti masih belum tahu penyebab pasti penyakit ini, namun dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang mengaktifkan otak seperti mengisi kuis, merangkai puzzle atau kata-kata silang bisa mencegah seseorang dari penyakit tersebut.
Melakukan diet mediterania yang kaya akan buah, sayur, ikan dan kacang pun bisa mengurangi risikonya hingga 80 persen.
"Penelitian selama 3 tahun ini menunjukkan bahwa seseorang yang tidur lebih lama daripada jam normalnya dan memiliki perasaan mengantuk di siang hari adalah tanda-tanda seseorang mengalami pikun. Namun hal ini harus diteliti lagi karena hanya sepertiga responden saja yang mengalaminya" ujar Dr Susanne Sorenson, pimpinan Alzheimer's Society, seperti dilansir Telegraph,
sumber: www.detik.com
Teknik Menjalani Wawancara Kerja (2)
Untuk menundukkan Pewawancara, maka anda harus tau tekhnik-tekhnik yang biasa digunakan dalam mewawancarai sorang calon karyawan.
Ini aku bocorin tekhnik yang biasa dipakai …
Pada dasarnya ada dua jenis teknik pertanyaan berdasarkan sifatnya …
* Yang pertama bersifat Factual/past experience/sejarah/yang telah terjadi
* Yang kedua bersifat What If atau Opini, komentar, ide mengenai sesuatu hal
Nah jika kita sudah tau systim cara bertanyannya … lalu apa yang harus kita lakukan sebagai pesakitan (alias) seorang calon karyawan yang diwawancara … untuk menjawab semua pertanyaan tersebut …
Untuk yang bersifat Factual :
Contohnya : “Tolong ceritakan pada saya situasi dimana anda dihadapkan pada suatu pilihan yang sulit untuk diputuskan ?” atau “Anda pernah berbeda pendapat dengan orang lain ? tolong ceritain dong ? dst
Jawab dengan spesifik dan jujur. Dan gunakan struktur :
* Gambaran Kapan dan Situasi apa yang anda hadapi,
* Apa yang anda lakukan waktu itu dan
* Bagaimana Hasilnya …
-
Untuk yang bersifat What If ? atau Opini ?
Contohnya banyak … antara lain :
* Apa yang anda lakukan jika ternyata anda menemukan telah terjadi penyelewengan dana dan anda diperintah untuk tutup mulut …?
* Jika anda tiba-tiba saja diangkat menjadi Ketua Panitia Program Pemilihan Sopir Truk teladan … ? apa yang anda lakukan ?
* Apa komentar anda tentang nasib TKI di Luar Negeri ?
* dsb
Ingat there’s no right or wrong answer.
Yang ada adalah …
* “Smart” answer and a “dodol” one
* There’s “Lies” and there’s “Truth”
* Straight answer and “mbulet” answer …
Anda diminta untuk mengemukakan jalan fikiran anda, dengan cara yang baik dan terstruktur. Gunakan bahasa yang dimengerti oleh Interviewer
Beberapa Hal yang harus anda perhatikan :…
* Dengarkan pertanyaan dengan seksama – jika tidak jelas tanya kembali.
* Jangan tergesa-gesa. Bila perlu minta waktu 1 – 2 menit untuk berfikir.
* Jangan potong pertanyaan … !
* Jika tidak tau ? katakan tidak tau … jangan sok tau
* Interviewer yang ahli akan bisa melihat jika anda berbohong
* To the point jangan “plintat – plintut”
http://theordinarytrainer.wordpress.com
Ini aku bocorin tekhnik yang biasa dipakai …
Pada dasarnya ada dua jenis teknik pertanyaan berdasarkan sifatnya …
* Yang pertama bersifat Factual/past experience/sejarah/yang telah terjadi
* Yang kedua bersifat What If atau Opini, komentar, ide mengenai sesuatu hal
Nah jika kita sudah tau systim cara bertanyannya … lalu apa yang harus kita lakukan sebagai pesakitan (alias) seorang calon karyawan yang diwawancara … untuk menjawab semua pertanyaan tersebut …
Untuk yang bersifat Factual :
Contohnya : “Tolong ceritakan pada saya situasi dimana anda dihadapkan pada suatu pilihan yang sulit untuk diputuskan ?” atau “Anda pernah berbeda pendapat dengan orang lain ? tolong ceritain dong ? dst
Jawab dengan spesifik dan jujur. Dan gunakan struktur :
* Gambaran Kapan dan Situasi apa yang anda hadapi,
* Apa yang anda lakukan waktu itu dan
* Bagaimana Hasilnya …
-
Untuk yang bersifat What If ? atau Opini ?
Contohnya banyak … antara lain :
* Apa yang anda lakukan jika ternyata anda menemukan telah terjadi penyelewengan dana dan anda diperintah untuk tutup mulut …?
* Jika anda tiba-tiba saja diangkat menjadi Ketua Panitia Program Pemilihan Sopir Truk teladan … ? apa yang anda lakukan ?
* Apa komentar anda tentang nasib TKI di Luar Negeri ?
* dsb
Ingat there’s no right or wrong answer.
Yang ada adalah …
* “Smart” answer and a “dodol” one
* There’s “Lies” and there’s “Truth”
* Straight answer and “mbulet” answer …
Anda diminta untuk mengemukakan jalan fikiran anda, dengan cara yang baik dan terstruktur. Gunakan bahasa yang dimengerti oleh Interviewer
Beberapa Hal yang harus anda perhatikan :…
* Dengarkan pertanyaan dengan seksama – jika tidak jelas tanya kembali.
* Jangan tergesa-gesa. Bila perlu minta waktu 1 – 2 menit untuk berfikir.
* Jangan potong pertanyaan … !
* Jika tidak tau ? katakan tidak tau … jangan sok tau
* Interviewer yang ahli akan bisa melihat jika anda berbohong
* To the point jangan “plintat – plintut”
http://theordinarytrainer.wordpress.com
Teknik Menjalani Wawancara Kerja
Untuk menundukkan Pewawancara, maka anda harus tau tekhnik-tekhnik yang biasa digunakan dalam mewawancarai sorang calon karyawan.
Ini aku bocorin tekhnik yang biasa dipakai …
Pada dasarnya ada dua jenis teknik pertanyaan berdasarkan sifatnya …
* Yang pertama bersifat Factual/past experience/sejarah/yang telah terjadi
* Yang kedua bersifat What If atau Opini, komentar, ide mengenai sesuatu hal
Nah jika kita sudah tau systim cara bertanyannya … lalu apa yang harus kita lakukan sebagai pesakitan (alias) seorang calon karyawan yang diwawancara … untuk menjawab semua pertanyaan tersebut …
Untuk yang bersifat Factual :
Contohnya : “Tolong ceritakan pada saya situasi dimana anda dihadapkan pada suatu pilihan yang sulit untuk diputuskan ?” atau “Anda pernah berbeda pendapat dengan orang lain ? tolong ceritain dong ? dst
Jawab dengan spesifik dan jujur. Dan gunakan struktur :
* Gambaran Kapan dan Situasi apa yang anda hadapi,
* Apa yang anda lakukan waktu itu dan
* Bagaimana Hasilnya …
-
Untuk yang bersifat What If ? atau Opini ?
Contohnya banyak … antara lain :
* Apa yang anda lakukan jika ternyata anda menemukan telah terjadi penyelewengan dana dan anda diperintah untuk tutup mulut …?
* Jika anda tiba-tiba saja diangkat menjadi Ketua Panitia Program Pemilihan Sopir Truk teladan … ? apa yang anda lakukan ?
* Apa komentar anda tentang nasib TKI di Luar Negeri ?
* dsb
Ingat there’s no right or wrong answer.
Yang ada adalah …
* “Smart” answer and a “dodol” one
* There’s “Lies” and there’s “Truth”
* Straight answer and “mbulet” answer …
Anda diminta untuk mengemukakan jalan fikiran anda, dengan cara yang baik dan terstruktur. Gunakan bahasa yang dimengerti oleh Interviewer
Beberapa Hal yang harus anda perhatikan :…
* Dengarkan pertanyaan dengan seksama – jika tidak jelas tanya kembali.
* Jangan tergesa-gesa. Bila perlu minta waktu 1 – 2 menit untuk berfikir.
* Jangan potong pertanyaan … !
* Jika tidak tau ? katakan tidak tau … jangan sok tau
* Interviewer yang ahli akan bisa melihat jika anda berbohong
* To the point jangan “plintat – plintut”
http://theordinarytrainer.wordpress.com
Ini aku bocorin tekhnik yang biasa dipakai …
Pada dasarnya ada dua jenis teknik pertanyaan berdasarkan sifatnya …
* Yang pertama bersifat Factual/past experience/sejarah/yang telah terjadi
* Yang kedua bersifat What If atau Opini, komentar, ide mengenai sesuatu hal
Nah jika kita sudah tau systim cara bertanyannya … lalu apa yang harus kita lakukan sebagai pesakitan (alias) seorang calon karyawan yang diwawancara … untuk menjawab semua pertanyaan tersebut …
Untuk yang bersifat Factual :
Contohnya : “Tolong ceritakan pada saya situasi dimana anda dihadapkan pada suatu pilihan yang sulit untuk diputuskan ?” atau “Anda pernah berbeda pendapat dengan orang lain ? tolong ceritain dong ? dst
Jawab dengan spesifik dan jujur. Dan gunakan struktur :
* Gambaran Kapan dan Situasi apa yang anda hadapi,
* Apa yang anda lakukan waktu itu dan
* Bagaimana Hasilnya …
-
Untuk yang bersifat What If ? atau Opini ?
Contohnya banyak … antara lain :
* Apa yang anda lakukan jika ternyata anda menemukan telah terjadi penyelewengan dana dan anda diperintah untuk tutup mulut …?
* Jika anda tiba-tiba saja diangkat menjadi Ketua Panitia Program Pemilihan Sopir Truk teladan … ? apa yang anda lakukan ?
* Apa komentar anda tentang nasib TKI di Luar Negeri ?
* dsb
Ingat there’s no right or wrong answer.
Yang ada adalah …
* “Smart” answer and a “dodol” one
* There’s “Lies” and there’s “Truth”
* Straight answer and “mbulet” answer …
Anda diminta untuk mengemukakan jalan fikiran anda, dengan cara yang baik dan terstruktur. Gunakan bahasa yang dimengerti oleh Interviewer
Beberapa Hal yang harus anda perhatikan :…
* Dengarkan pertanyaan dengan seksama – jika tidak jelas tanya kembali.
* Jangan tergesa-gesa. Bila perlu minta waktu 1 – 2 menit untuk berfikir.
* Jangan potong pertanyaan … !
* Jika tidak tau ? katakan tidak tau … jangan sok tau
* Interviewer yang ahli akan bisa melihat jika anda berbohong
* To the point jangan “plintat – plintut”
http://theordinarytrainer.wordpress.com
Plat Kendaraan di Seluruh Indonesia
Tanda Kendaraan Bermotor A Untuk Daerah/Wilayah Banten
Tanda Kendaraan Bermotor B Untuk Daerah/Wilayah DKI Jakarta
Tanda Kendaraan Bermotor D Untuk Daerah/Wilayah Bandung
Tanda Kendaraan Bermotor E Untuk Daerah/Wilayah Cirebon
Tanda Kendaraan Bermotor F Untuk Daerah/Wilayah Bogor
Tanda Kendaraan Bermotor G Untuk Daerah/Wilayah Pekalongan
Tanda Kendaraan Bermotor H Untuk Daerah/Wilayah Semarang
Tanda Kendaraan Bermotor K Untuk Daerah/Wilayah Pati
Tanda Kendaraan Bermotor L Untuk Daerah/Wilayah Surabaya
Tanda Kendaraan Bermotor M Untuk Daerah/Wilayah Madura
Tanda Kendaraan Bermotor N Untuk Daerah/Wilayah Malang
Tanda Kendaraan Bermotor P Untuk Daerah/Wilayah Besuki
Tanda Kendaraan Bermotor R Untuk Daerah/Wilayah Banyumas
Tanda Kendaraan Bermotor S Untuk Daerah/Wilayah Bojonegoro .
Tanda Kendaraan Bermotor T Untuk Daerah/Wilayah Kerawang
Tanda Kendaraan Bermotor AA Untuk Daerah/Wilayah Kedu
Tanda Kendaraan Bermotor AB Untuk Daerah/Wilayah DI Yogyakarta
Tanda Kendaraan Bermotor AD Untuk Daerah/Wilayah Surakarta
Tanda Kendaraan Bermotor AE Untuk Daerah/Wilayah Madiun
Tanda Kendaraan Bermotor AG Untuk Daerah/Wilayah Kediri
Tanda Kendaraan Bermotor BA Untuk Daerah/Wilayah Sumatra Barat
Tanda Kendaraan Bermotor BB Untuk Daerah/Wilayah Sumatra Utara
Tanda Kendaraan Bermotor BD Untuk Daerah/Wilayah Bengkulu
Tanda Kendaraan Bermotor BE Untuk Daerah/Wilayah Lampung
Tanda Kendaraan Bermotor BG Untuk Daerah/Wilayah Sumatra Selatan
Tanda Kendaraan Bermotor BH Untuk Daerah/Wilayah Jambi
Tanda Kendaraan Bermotor BK Untuk Daerah/Wilayah Sumatra Timur
Tanda Kendaraan Bermotor BL Untuk Daerah/Wilayah DI Aceh
Tanda Kendaraan Bermotor BM Untuk Daerah/Wilayah Riau
Tanda Kendaraan Bermotor BN Untuk Daerah/Wilayah Bangka
Tanda Kendaraan Bermotor CC Untuk Daerah/Wilayah Korps Konsul
Tanda Kendaraan Bermotor CD Untuk Daerah/Wilayah Korps Diplomatik
Tanda Kendaraan Bermotor DA Untuk Daerah/Wilayah Kalimantan Selatan
Tanda Kendaraan Bermotor DB Untuk Daerah/Wilayah Minahasa
Tanda Kendaraan Bermotor DD Untuk Daerah/Wilayah Sulawesi Selatan
Tanda Kendaraan Bermotor DE Untuk Daerah/Wilayah Maluku Selatan
Tanda Kendaraan Bermotor DG Untuk Daerah/Wilayah Maluku Utara
Tanda Kendaraan Bermotor DH Untuk Daerah/Wilayah Maluku Timur
Tanda Kendaraan Bermotor DK Untuk Daerah/Wilayah Bali
Tanda Kendaraan Bermotor DL Untuk Daerah/Wilayah Sangihe/Talaud
Tanda Kendaraan Bermotor DM Untuk Daerah/Wilayah Sulawesi Utara
Tanda Kendaraan Bermotor DN Untuk Daerah/Wilayah Sulawesi Tengah
Tanda Kendaraan Bermotor DR Untuk Daerah/Wilayah Lombok
Tanda Kendaraan Bermotor DS Untuk Daerah/Wilayah Papua
Tanda Kendaraan Bermotor EA Untuk Daerah/Wilayah Sumbawa
Tanda Kendaraan Bermotor EB Untuk Daerah/Wilayah Flores
Tanda Kendaraan Bermotor ED Untuk Daerah/Wilayah Sumba
Tanda Kendaraan Bermotor KB Untuk Daerah/Wilayah Kalimantan Barat
Tanda Kendaraan Bermotor KT Untuk Daerah/Wilayah Kalimantan Timur
Tanda Kendaraan Bermotor W Untuk Daerah/Wilayah Sidoarjo (Jatim)
Tanda Kendaraan Bermotor Z Untuk Daerah/Wilayah Sumedang (Jabar)
Tanda Kendaraan Bermotor B Untuk Daerah/Wilayah DKI Jakarta
Tanda Kendaraan Bermotor D Untuk Daerah/Wilayah Bandung
Tanda Kendaraan Bermotor E Untuk Daerah/Wilayah Cirebon
Tanda Kendaraan Bermotor F Untuk Daerah/Wilayah Bogor
Tanda Kendaraan Bermotor G Untuk Daerah/Wilayah Pekalongan
Tanda Kendaraan Bermotor H Untuk Daerah/Wilayah Semarang
Tanda Kendaraan Bermotor K Untuk Daerah/Wilayah Pati
Tanda Kendaraan Bermotor L Untuk Daerah/Wilayah Surabaya
Tanda Kendaraan Bermotor M Untuk Daerah/Wilayah Madura
Tanda Kendaraan Bermotor N Untuk Daerah/Wilayah Malang
Tanda Kendaraan Bermotor P Untuk Daerah/Wilayah Besuki
Tanda Kendaraan Bermotor R Untuk Daerah/Wilayah Banyumas
Tanda Kendaraan Bermotor S Untuk Daerah/Wilayah Bojonegoro .
Tanda Kendaraan Bermotor T Untuk Daerah/Wilayah Kerawang
Tanda Kendaraan Bermotor AA Untuk Daerah/Wilayah Kedu
Tanda Kendaraan Bermotor AB Untuk Daerah/Wilayah DI Yogyakarta
Tanda Kendaraan Bermotor AD Untuk Daerah/Wilayah Surakarta
Tanda Kendaraan Bermotor AE Untuk Daerah/Wilayah Madiun
Tanda Kendaraan Bermotor AG Untuk Daerah/Wilayah Kediri
Tanda Kendaraan Bermotor BA Untuk Daerah/Wilayah Sumatra Barat
Tanda Kendaraan Bermotor BB Untuk Daerah/Wilayah Sumatra Utara
Tanda Kendaraan Bermotor BD Untuk Daerah/Wilayah Bengkulu
Tanda Kendaraan Bermotor BE Untuk Daerah/Wilayah Lampung
Tanda Kendaraan Bermotor BG Untuk Daerah/Wilayah Sumatra Selatan
Tanda Kendaraan Bermotor BH Untuk Daerah/Wilayah Jambi
Tanda Kendaraan Bermotor BK Untuk Daerah/Wilayah Sumatra Timur
Tanda Kendaraan Bermotor BL Untuk Daerah/Wilayah DI Aceh
Tanda Kendaraan Bermotor BM Untuk Daerah/Wilayah Riau
Tanda Kendaraan Bermotor BN Untuk Daerah/Wilayah Bangka
Tanda Kendaraan Bermotor CC Untuk Daerah/Wilayah Korps Konsul
Tanda Kendaraan Bermotor CD Untuk Daerah/Wilayah Korps Diplomatik
Tanda Kendaraan Bermotor DA Untuk Daerah/Wilayah Kalimantan Selatan
Tanda Kendaraan Bermotor DB Untuk Daerah/Wilayah Minahasa
Tanda Kendaraan Bermotor DD Untuk Daerah/Wilayah Sulawesi Selatan
Tanda Kendaraan Bermotor DE Untuk Daerah/Wilayah Maluku Selatan
Tanda Kendaraan Bermotor DG Untuk Daerah/Wilayah Maluku Utara
Tanda Kendaraan Bermotor DH Untuk Daerah/Wilayah Maluku Timur
Tanda Kendaraan Bermotor DK Untuk Daerah/Wilayah Bali
Tanda Kendaraan Bermotor DL Untuk Daerah/Wilayah Sangihe/Talaud
Tanda Kendaraan Bermotor DM Untuk Daerah/Wilayah Sulawesi Utara
Tanda Kendaraan Bermotor DN Untuk Daerah/Wilayah Sulawesi Tengah
Tanda Kendaraan Bermotor DR Untuk Daerah/Wilayah Lombok
Tanda Kendaraan Bermotor DS Untuk Daerah/Wilayah Papua
Tanda Kendaraan Bermotor EA Untuk Daerah/Wilayah Sumbawa
Tanda Kendaraan Bermotor EB Untuk Daerah/Wilayah Flores
Tanda Kendaraan Bermotor ED Untuk Daerah/Wilayah Sumba
Tanda Kendaraan Bermotor KB Untuk Daerah/Wilayah Kalimantan Barat
Tanda Kendaraan Bermotor KT Untuk Daerah/Wilayah Kalimantan Timur
Tanda Kendaraan Bermotor W Untuk Daerah/Wilayah Sidoarjo (Jatim)
Tanda Kendaraan Bermotor Z Untuk Daerah/Wilayah Sumedang (Jabar)
Subscribe to:
Posts (Atom)