Kapan ya???
Monday, 26 November 2012
Thursday, 20 October 2011
Ibarat Sekuntum Bunga
Ibarat sekuntum bunga...
Ketika kau ingin memiliki sekuntum bunga cantik
Kau bisa saja membelinya dimana-mana
mudah dan instan bukan??
Ibarat sekuntum bunga...
Jika kau ingin memiliki sekuntum bunga yang cantik
Maka tanamlah benihnya
Siramilah ia setiap hari
Berilah ia pupuk
Rawatlah tulus dengan hati
Dan yakinlah akan menjadi bunga cantik nanti
Ibarat sekuntum bunga...
Saat bungamu telah menjadi sekuntum bunga yang cantik
Maka lindungi ia seolah ia permaisuri hati
Jangan biarkan orang lain memetiknya
Jangan biarkan orang yang hanya memandangnya merebut bunga cantikmu
Ibarat sekuntum bunga...
Saat bungamu telah menjadi sekuntum bunga yang cantik
Maka segera petiklah untukmu sendiri
Sebelum ada orang lain yang ingin merebut dan memiliki
Ibarat sekuntum bunga...
Ketika kau ingin memiliki sekuntum bunga cantik
Kau bisa saja membelinya dimana-mana
mudah dan instan bukan??
Ibarat sekuntum bunga...
Jika kau ingin memiliki sekuntum bunga yang cantik
Maka tanamlah benihnya
Siramilah ia setiap hari
Berilah ia pupuk
Rawatlah tulus dengan hati
Dan yakinlah akan menjadi bunga cantik nanti
Ibarat sekuntum bunga...
Saat bungamu telah menjadi sekuntum bunga yang cantik
Maka lindungi ia seolah ia permaisuri hati
Jangan biarkan orang lain memetiknya
Jangan biarkan orang yang hanya memandangnya merebut bunga cantikmu
Ibarat sekuntum bunga...
Saat bungamu telah menjadi sekuntum bunga yang cantik
Maka segera petiklah untukmu sendiri
Sebelum ada orang lain yang ingin merebut dan memiliki
Ibarat sekuntum bunga...
Tuesday, 2 August 2011
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Tuesday, 5 April 2011
Friday, 11 March 2011
Belatung Tak 'Kan menjadi Kupu
Ada sebuah cerita
Tentang pertunjukan sederhana
Yang dilakoni pemain-pemainnya dengan sangat apiknya
Panggung tertata rapi
Sang artis berlenggak lenggok kesana kemari
Menyanyikan lagu yang sedang dipuji-puji
Lantunan bait demi baitnya menyentuh hati
Paras elok bak kembaran bidadari
Tentang pertunjukan sederhana
Yang dilakoni pemain-pemainnya dengan sangat apiknya
Panggung tertata rapi
Sang artis berlenggak lenggok kesana kemari
Menyanyikan lagu yang sedang dipuji-puji
Lantunan bait demi baitnya menyentuh hati
Paras elok bak kembaran bidadari
Subscribe to:
Posts (Atom)







